Memiliki hunian yang sehat tidak hanya tercipta dari luas lahan lansekap atau banyaknya bukaan menghadap ke luar. Tanaman juga bisa lho. Selain berguna untuk percantikan taman, beberapa tanaman bahkan menyehatkan. Bunga krisan dan lidah mertua (Sansevieria ) misalnya.
Berdasarkan penelitian di sebuah univeritas di Sydney, Australia, bunga krisan mampu mengurangi 90 persen polutan di dalam ruangan. Begitupula dengan tanaman lidah mertua, tanaman yang banyak mengandung air ini efektif menyerap formaldehyde, salah satu racun yang dihasilkan oleh asap rokok.
Perawatan kedua tanaman ini tidak sulit kok. Cukup menyiramnya secara rutin untuk menghindarkan tanaman dari kekeringan. Tapi lain halnya dengan bunga krisan, bunga yang tampil beraneka warna ini justru tidak tahan air. Agar tahan lama, letakkan di dalam ruangan lalu sinari bunga dengan lampu pijar agar ia tumbuh subur.
Untuk hunian sehat anda, kedua tanaman ini wajib diperlihara. Warna warni bunga krisan juga bisa menambah nilai estetis ruang lho, sedangkan lidah mertua oke juga ditempatkan di pinggiran kolam ikan
Sumber: www.ideaonline.co.id
Sunday, October 10, 2010
Tanaman Penyerap Polutan
asal-usul bendera merah putih
1. Menurut sejarah, Bangsa Indonesia memasuki wilayah Nusantara ketika terjadi perpindahan orang-orang Austronesia sekitar 6000 tahun yang lalu datang ke Indonesia Timur dan Barat melalui tanah Semenanjung dan Philipina. Pada zaman itu manusia memiliki cara penghormatan atau pemujaan terhadap matahari dan bulan. Matahari dianggap sebagai lambang warna merah dan bulan sebagai lambang warna putih. Zaman itu disebut juga zaman Aditya Candra. Aditya berarti matahari dan Candra berarti bulan. Penghormatan dan pemujaan tidak saja di kawasan Nusantara, namun juga di seluruh Kepulauan Austronesia, di Samudra Hindia, dan Pasifik.
Pada Zaman itu ada kepercayaan yang memuliakan zat hidup atau zat kesaktian bagi setiap makhluk hidup yaitu getah-getih. Getah-getih yang menjiwai segala apa yang hidup sebagai sumbernya berwarna merah dan putih. Getah tumbuh-tumbuhan berwarna putih dan getih (dalam Bahasa Jawa/Sunda) berarti darah berwarna merah, yaitu zat yang memberikan hidup bagi tumbuh-tumbuhan, manusia, dan hewan. Demikian kepercayaan yang terdapat di Kepulauan Austronesia dan Asia Tenggara.
2. Pada permulaan masehi selama 2 abad, rakyat di Kepulauan Nusantara mempunyai kepandaian membuat ukiran dan pahatan dari kayu, batu, dan lainnya, yang kemudian ditambah dengan kepandaian mendapat pengaruh dari kebudayaan Dong Song dalam membuat alat-alat dari logam terutama dari perunggu dan besi. Salah satu hasil yang terkenal ialah pembuatan gendering besar dari perunggu yang disebut nekara dan tersebar hampir di seluruh Nusantara. Di Pulau Bali gendering ini disebut Nekara Bulan Pajeng yang disimpan dalam pura. Pada nekara tersebut diantaranya terdapat lukisan orang menari dengan hiasan bendera dan umbul-umbul dari bulu burung. Demikian juga di Gunung Kidul sebelah selatan Yogyakarta terdapat kuburan berupa waruga dengan lukisan bendera merah putih berkibar di belakang seorang perwira menunggang kerbau, seperti yang terdapat di kaki Gunung Dompu.
Bendera itu terikat pada tongkat dan bagian puncaknya terdapat ukiran atau totem, di bawah totem inilah diikatkan sepotong kain yang merupakan dekorasi. Bentuk semacam itu didapati pada kebudayaan kuno yang terdapat di sekitar Laut Tengah. Hal itu diperkuat juga dengan adanya istilah bendera yang terdapat dalam kitab Injil. Bendera bagi raja tampak sangat jelas, sebab pada puncak tiang terdapat sebuah symbol dari kekuasaan dan penguasaan suatu wilayah taklukannya. Ukiran totem yang terdapat pada puncak atau tiang mempunyai arti magis yang ada hubungnnya dengan dewa-dewa. Sifat pokok bendera terbawa hingga sekarang ini.
Tata cara pengibaran dan pemasangan bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung, kibaran bendera putih sebagai tanda menyerah (dalam peperangan) dan sebagai tanda damai rupanya pada saat itu sudah dikenal dan etika ini sampai sekarang masih digunakan oleh beberapa Negara di dunia.
3. Pada abad VII di Nusantara ini terdapat beberapa kerajaan. Di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan pulau-pulau lainnya yang pada hakikatnya baru merupakan kerajaan dengan kekuasaan terbatas, satu sama lainnya belum mempunyai kesatuan wilayah. Baru pada abad VIII terdapat kerajaan yang wilayahnya meliputi seluruh Nusantara yaitu Kerajaan Sriwijaya yang berlangsung sampai abad XII. Salah satu peninggalannya adalah Candi Borobudur , dibangun pada tahun 824 Masehi dan pada salah satu dindingnya terdapat “pataka” di atas lukisan dengan tiga orang pengawal membawa bendera merah putih sedang berkibar. Kata dwaja atau pataka sangat lazim digunakan dalam kitab jawa kuno atau kitab Ramayana. Gambar pataka yang terdapat pada Candi Borobuur, oleh seorang pelukis berkebangsaan Jerman dilukiskan dengan warna merah putih. Pada Candi Prambanan di Jawa Tengah juga terdapat lukisan Hanoman terbakar ekornya yang melambangkan warna merah (api) dan warna putih pada bulu badannya. Hanoman = kera berbulu putih. Hal tersebut sebagai peninggalan sejarah di abad X yang telah mengenal warna merah dan putih.
Prabu Erlangga, digambarkan sedang mengendarai burung besar, yaitu Burung Garuda yang juga dikenal sebagau burung merah putih. Denikian juga pada tahun 898 sampai 910 Raja Balitung yang berkuasa untuk pertama kalinya menyebut dirinya sebagai gelar Garuda Muka, maka sejak masa itu warna merah putih maupun lambang Garuda telah mendapat tempat di hati Rakyat Indonesia.
4. Kerajaan Singosari berdiri pada tahun 1222 sampai 1292 setelah Kerajaan Kediri, mengalami kemunduran. Raja Jayakatwang dari Kediri saat melakukan pemberontakan melawan Kerajaan Singosari di bawah tampuk kekuasaan Raja Kertanegara sudah menggunakan bendera merah – putih , tepatnya sekitar tahun 1292. Pada saat itu tentara Singosari sedang dikirim ke Semenanjung Melayu atau Pamelayu. Jayakatwang mengatur siasat mengirimkan tentaranya dengan mengibarkan panji – panji berwarna merah putih dan gamelan kearah selatan Gunung Kawi. Pasukan inilah yang kemudian berhadapan dengan Pasukan Singosari, padahal pasukan Singosari yang terbaik dipusatkan untuk menghadang musuh di sekitar Gunung Penanggungan. Kejadian tersebut ditulis dalam suatu piagam yang lebih dikenal dengan nama Piagam Butak. Butak adalah nama gunung tempat ditemukannya piagam tersebut terletak di sebelah selatan Kota Mojokerto. Pasukan Singosari dipimpin oleh R. Wijaya dan Ardaraja (anak Jayakatwang dan menantu Kertanegara). R. Wijaya memperoleh hadiah sebidang tanah di Desa Tarik, 12 km sebelah timur Mojokerto. Berkibarlah warna merah – putih sebagai bendera pada tahun 1292 dalam Piagam Butak yang kemudian dikenal dengan piagam merah – putih, namun masih terdapat salinannya. Pada buku Paraton ditulis tentang Runtuhnya Singosari serta mulai dibukanya Kerajaan Majapahit dan pada zaman itu pula terjadinya perpaduan antara Ciwaisme dengan Budhisme.
5. Demikian perkembangan selanjutnya pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit, menunjukkan bahwa putri Dara Jingga dan Dara Perak yang dibawa oleh tentara Pamelayu juga mangandung unsur warna merah dan putih (jingga=merah, dan perak=putih). Tempat raja Hayam Wuruk bersemayam, pada waktu itu keratonnya juga disebut sebagai keraton merah – putih, sebab tembok yang melingkari kerajaan itu terdiri dari batu bata merah dan lantainya diplester warna putih. Empu Prapanca pengarang buku Negarakertagama menceritakan tentang digunakannya warna merah – putih pada upacara kebesaran Raja Hayam Wuruk. Kereta pembesar – pembesar yang menghadiri pesta, banyak dihiasi merah – putih, seperti yang dikendarai oleh Putri raja Lasem. Kereta putri Daha digambari buah maja warna merah dengan dasar putih, maka dapat disimpulkan bahwa zaman Majapahit warna merah – putih sudah merupakan warna yang dianggap mulia dan diagungkan. Salah satu peninggalan Majapahit adalah cincin warna merah putih yang menurut ceritanya sabagai penghubung antara Majapahit dengan Mataram sebagai kelanjutan. Dalam Keraton Solo terdapat panji – panji peninggalan Kyai Ageng Tarub turunan Raja Brawijaya yaitu Raja Majapahit terakhir. Panji – panji tersebut berdasar kain putih dan bertuliskan arab jawa yang digaris atasnya warna merah. Hasil penelitian panitia kepujanggaan Yogyakarta berkesimpulan antara lain nama bendera itu adalah Gula Kelapa . dilihat dari warna merah dan putih. Gula warna merah artinya berani, dan kelapa warna putih artinya suci.
Kemudian pada tahun 1922 di Yogyakarta berdiri sebuah perguruan nasional Taman Siswa dibawah pimpinan Suwardi Suryaningrat. Perguruan itu telah mengibarkan bendera merah putih dengan latar dasar warna hijau yang tercantum dalam salah satu lagu antara lain : Dari Barat Sampai ke Timur, Pulau-pulau Indonesia, Nama Kamu Sangatlah Mashur Dilingkungi Merah-putih. Itulah makna bendera yang dikibarkan Perguruan Taman Siswa.
Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.
kongres Pemuda pada tahun 1928 merupakan detik yang sangat bersejarah dengan lahirnya “Sumpah Pemuda”. Satu keputusan sejarah yang sangat berani dan tepat, karena kekuatan penjajah pada waktu itu selalu menindas segala kegiatan yang bersifat kebangsaan. Sumpah Pemuda tersebut adalah tidak lain merupakan tekad untuk bersatu, karena persatuan Indonesia merupakan pendorong ke arah tercapainya kemerdekaan. Semangat persatuan tergambar jelas dalam “Poetoesan Congres Pemoeda – Pemoeda Indonesia” yang berbunyi :
Pertama : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE
BERTOEMPAH DARAH YANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE
BERBANGSA YANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA
MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA
INDONESIA
Pada saat kongres pemuda berlangsung, suasana merah – putih telah berkibar di dada peserta, yang dibuktikan dengan panitia kongres mengenakan “kokarde” (semacam tanda panitia) dengan warna merah putih yang dipasang di dada kiri. Demikian juga pada anggota padvinder atau pandu yang ikut aktif dalam kongres menggunakan dasi berwarna merah – putih. Kegiatan pandu, suatu organisasi kepanduan yang bersifat nasional dan menunjukkan identitas kebangsaan dengan menggunakan dasi dan bendera merah – putih.
Detik-detik yang sangat bersejarah adalah lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Setelah pembacaan teks proklamasi, baru dikibarkan bendera merah-putih, yang kemudian disahkan pada 18 Agustus 1945. Bendera yang dikibarkan tersebut kemudian ditetapkan dengan nama Sang Saka Merah Putih.
Kemudian pada 29 September 1950 berkibarlah Sang Merah Putih di depan Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai pengakuan kedaulatan dan kemerdekaan Bangsa Indonesia oleh badan dunia.
sumber : kaskus.us
Saturday, October 9, 2010
KONSEP DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN
PENDAHULUAN
Di dalam suatu perusahaan bagian manajemen membutuhkan informasi sebagai dasar pengambilan keputusan mereka. Sitem informasi mempunyai peranan yang penting dalam menyediakan informasi untuk manajemen setiap tingkatan. Tiap-tiap kegiatan manajemen dan keputusan manajemen itu membutuhkan suatu informasi yang berbeda-beda pula. Oleh karena itu untuk dapat menyediakan informasi yang relevan dan berguna bagi manajemen, maka kita sebagai pengembang informasi harus terlebih dahulu memahami dan mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh manajemen dalam setiap pengambilan keputusannya.
KONSEP DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Dalam pengambilan keputusan tiap manajemen memiliki tipe kegiatan masing-masing, kegiatan manajemen tersebut dihubungkan dengan tingkatannya didalam organisasi yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu :
1. Perencanaan strategis
Merupakan kegiatan manajemen yang tingkatannya paling atas, tujuannya sebagai proses evaluasi lingkungan diluar organisasi, penerapan tujuan-tujuan organisasi dan penentuan strategi-strategi yang ingin diambil oleh perusahaan.
2. Pengendalian manajemen
Merupakan suatu system yang digunakan untuk meyakinkan bahwa organisasi telah menjalankan strategi yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. Tingkatan ini disebut juga tingkatan taktik (tactical level) yang artinya bagaimana manajemen tingkat menengah menjalankan taktik supaya perencanaan strategisnya berjalan dengan lancar. Taktik ini bersifat jangka pendek biasanya ± 1 tahun. Kegiatan yang dilakukan pada tingkatan ini terdiri dari : pembuatan program kerja, penyusunan anggaran, pelaksanaan dan pengukuran dan pelaporan dan analisis.
3. Pengendalian operasi
Merupakan system untuk meyakinkan bahwa tiap tugas tertentu telah dilaksanakan secara efektif dan eifisien, ini merupakan penerapan program yang telah ditetapkan di pengendalian manajemen, kegiatan ini dilakukan dibawah proses pengendalian manajemen dan berfokus pada tugas-tugas tingkat bawah.
Berikut adalah tipe pengambilan keputusan (decision making)
Pengambilan keputusan adalah tindakan manajemen dalam pemilihan alternative untuk mencapai sasaran. Keputusan dibagi kedalam 3 tipe :
1. Keputusan terprogram/keputusan terstruktur
Adalah keputusan yang berulang-ulang dan rutin, sehingga dapat deprogram. Keputusan ini terjadi pada manajemen tingkatan bawah. Contoh : keputusan pemesanan barang, keputuan penagihan piutang dll
2. Keputusan setengah terprogram/setengah terstruktur
Adalah keputusan yang sebagian dapat deprogram, sebagian berulang dan rutin tetapi sebagian pula tidak terstruktur. Keputusan ini bersifat rumit dan membutuhkan analisis perhitungan yang terperinci misalkan keputusan alokasi dana dan promosi, atau dalam hal membeli system computer yang canggih
3. Keputusan tidak terprogram/tidak terstruktur
Adalah keputusan yang tidak terjadi berulang-ulang dan tidak selalu terjadi, keputusan ini terjadi pada tingkat atas. Pengambilan keputusan ini bersifat mudah karena informasi terdapat dari lingkungan luar tetapi tingkat resikonya sangat tinggi, dibutuhkan manajer dengan pengalaman yang baik, karena harus dapat dipertanggung jawabkan, misalkan keputusan untuk bargabung dengan perusahaan lain
Peranan manajemen, menurut Henry Mintzberg ada 3 macam :
1. Peran interpersonal
Yaitu peran hubungan personal dapat terdiri dari :
- Head figure (figure kepala) yaitu manajer mewakili organisasi untuk kegiatan diluar organisasi
- Leader (pemimpin) yaitu manajer mengkoordinasi, mengendalikan, memotivasi dan mendukung bawahan-bawahanyya
- Liaison (penghubung) yaitu manajer menghubungkan personal-personal di semua tingkatan manajemen
2. Peran informational
Yaitu peran dari manajer sebagai pusat saraf (nerve center) organisasi untuk menerima informasi yang paling mutakhir dan sebagai penyebar informasi keseluruh personal di organisasi
3. Peran decisional
Yaitu peran manajer sebagai entrepreneur, orang yang menangani gangguan, mengalokasikan sumber sumber daya organisasi, serta sebagai negosiator jika terjadi konflik di dalam organisasi
Dan yang terakhir dari semua peranan yang harus dimiliki oleh manajemen maka manajer harus mengambil keputusan, menurut Simon (1960) ada beberapa tahap pengambilan keputusan, disebutkan olehnya proses pengambilan keputusan ada 4 tahapan yakni :
1. Intelligence : pengumpulan informasi untuk mengindetifikasikan permasalahan
2. Design : tahap perancangan solusi dalam bentuk alternative pemecahan masalah
3. Choice : tahap memilih dari solusi dari alternative-alternativeyang disediakan
4. Implementation : tahap melaksanakan keputusan dan melaporkan hasilnya
Dari semua materi yang saya tulis diatas saya dapat menarik kesimpulan bahwa peranan manajemen sangatlah penting khususnya dalam hal pengambilan keputusan, ini dikarenakan manajem-lah yang mampu bertanggung jawab atas pertanggung jawaban pada setiap keputusan-keputusan yang telah ditetapkan oleh perusahaan atau organisasi, agar perusahaan atau organisasi tersebut mampu menjalankan proses dan fungsinya sesuai dengan tujuan awal perusahaan itu didirikan.
DAFTAR PUSTAKA
Materi kelas 2KA10 ( fotokopian ) dosen Sistem Informasi Manajemen
E.S. Margianti, Suryadi HS. 1994. “Sistem Informasi Manajemen “. Jakarta. Gunadarma
Sunday, June 6, 2010
SHARING MENGENAI DERMATITIS SORBEIK
Nih saya mau sharing karena pernah membaca artikel di majalah kesehatan. Di artikel pernah dikatakan jika ada benjolan di kulit kepala kamu dan berkerak itu bukanlah jerawat. Jenis benjolan itu disebut dermatitis sorbeik. Dermatitis sorbeik adalah peradangan pada kulit bagian atas yang menyebabkan timbulnya sisik.
Gangguan ini bisa muncul di kulit kepala atau wajah juga kok, malah kadang di bagian tubuh yang lain. Usut punya usut ternyata ini disebabkan karena pemakaian sampo yang ttidak sesuai dengan jenis kepala. Karena sampo mengandung bahan kimia sehingga sering membuat kulit kepala teriritasi.
Selain itu dermatitis sorbeik juga bisa terjadi karena seseorang sering melakukan perawatan rambut contohnya (rebonding, pewarnaan, keriting, dll) karena zat yang terkandung didalam bahan-bahan tersebut amatlah berbahaya.
Dermatitis sorbeik biasanya timbul secara bertahap, mulanya sisik kering pada kulit rambut atau berminyak di kulit kepala (ketombe) yang kadang gatal walau tidak rontok, nah ternyata ini juga bisa disebabkan karena jarang mencuci rambut loh. Kaum pria nh yang biasanya sering membasahi rambut, tetapi tidak memakai sampo. Padahal perilaku seperti ini yang bisa menimbulkan dermatitis sorbeik.
Nah mulai dari sekarang rajinlah berkeramas khususnya menggunakan sampo yang sesuai, jangan berganti-ganti jenis sampo agar tidak menimbulakan masalah pada rambut. Sampo digunakan setiap satu kali sehari agar ketombe terkendali, jika rontok itu wajar karena dipengaruhi usia, tapi jika rontok parah, gunting rambut sedikit agar memicu rambut agar beregenerasi.
Karena rambut adalah mahkota wanita, maka jangan asal yah merawat rambut, jangan lakukan mengecat rambut dengan alasan fashion, tapi pikirkan kesehatan rambut kita karena ,mengeecat amatlah merusak rambut jika tidak dirawat dengan sungguh-sungguh. Jika punya rambut indah akan banyak nilai positif yang kita dapatkan, muka juga menjadi lebih segar.hehehe
Itu hanya sebagian tips dari saya, yang saya pernah baca di majalah kesehatan tapi apa namanya saya lupa.hehe tapi bolehlah dicoba siapa tau berhasil.makasih
Monday, April 26, 2010
Kaskus merambah ke dunia ponsel
Penduduk Indonesia merupakan jumlah terbesar keenam pengguna Twitter, nomor tiga pengguna Facebook, nomor dua pengguna Friendster, dan pengguna kaskus nomor satu.
Dengan melihat potensi itu, kaskus sebagai komunitas terbesar di Tanah Air yang memiliki anggota mencapai 1,5 juta menggandeng PT Intouch Innovate Indonesia, anak perusahaan Skybee, untuk membuat terobosan dengan meluncurkan kaskus ODP. Dengan layanan ini, kaskusers dapat menikmati layanan kaskus lebih efektif dan efisien dengan paket data tak terbatas dengan harga yang terjangkau.
“User akan lebih nyaman dan ekonomis menggunakan layanan ini jika dibandingkan dengan koneksi GPRS normal,” kata Danny Wirianto, Chief Marketing Officer Kaskus-Networks, saat penandatangan kontrak kerjasama di Jakarta.
Nah, bagi kaskusers yang biasa hunting barang-barang lewat thread jual-beli di kaskus atau juragan dan juraganwati yang suka bisnis online dapat dimudahkan dengan adanya terobosan ini.Tancap gan !
Sumber : harian Media Indonesia
Emosi Lebih Awet Ketimbang Ingatan
“Kesedihan cenderung bertahan lebih lama ketimbang kebahagiaan, tetapi keduanya bertahan lebih lama ketimbang ingatan pasien akan film-film itu, “ kata Justin Feinstein, mahasiswa S-2 ilmu saraf dan psikologi.
Pada orang sehat, lanjut Feinstein, perasaan akan memudar seiring berjalanya waktu. Namun pada dua pasien dalam studi itu perasaan tidak memudar, bahkan rasa sedih tetap ada. Temuan tersebut bermanfaat bagi para pasien penyakit Alzheimer, keluarga, dan perawat mereka.
“kunjungan atau telepon dari keluarga berpengaruh positif lebih lama terhadap kebahagiaan pasien,” papar Feinstein.
Kata penting : Alzheimer adalah penyakit yang menyerang saraf dan kejiwaan seseorang, penderita akan mengalami hilangnya ingatan secara permanen, dan perlahan-lahan dapat menbahayakn jiwanya. Penyakit ini belum ditemukan obatnya, namun menurut saya keluarga lah yang sangat berperan penting untuk menghambat siklus penyakit ini. Sebab dengan bercengkrama bersama keluarga emosi di dalam jiwanya akan selalu memberikan kebahagiaan semasa hidupnya.
Sumber : harian Media Indonesia
Daging dan Kanker
Studi wu mempelajari 884 pasien kanker kandung kemih dan 878 orang yang sehat. Partisipan studi diminta mengisi kuesioner mengenai makanan yang mereka konsumsi. Ternyata mereka yang paling doyan menyantap daging merah berkecenderungan hamper 1,5 kali lebih besar terserang kanker kandung kemih ketimbang yang sedikit mengonsumsi makanan tersebut.
Studi ini mengaitkan steak dan daging babi dengan resiko tertinggi. Meski demikian, daging ayam dan ikan yang digoreng dalam suhu tinggi juga diyakini dapat memperbesar resiko kanker.
“temuan ini mendukung kuat apa yang kami telahduga, yakni orang yang makan banyak daging merah, terutama yang dimasak sangat matang seperti digoreng atau dipanggang, berkecendrungan lebih tinggi terserang kanker kandung kemih,” paparnya.
Dari artikel ini dapat diambil kesimpulan makanan apapun kalau mengalami proses penggorengan dengan minyak pada suhu tinggi dapat membahayakan bagi tubuh kita. Apalagi daging dengan kadar lemak tinggi ditambah cara mengolah yang tidak benar akan berdampak buruk dengan resiko dan menimbulkan berbagai macam penyakit. Jadi supaya lebih aman mulai saat ini biasakan makan sayuran, dan biasakan memasak dengan cara merebus, tidak digoreng atau di panggang.
Sumber artikel : harian Media Indonesia